Tips Cara Melatih Bangkok Tidak Main Bawah

Posted on

Tips Cara Melatih Bangkok Tidak Main Bawah10 Tips Cara Melatih Bangkok Tidak Main Bawah

Tips Cara Melatih Bangkok  Berbeda dengan cara beternak ayam petelur yang tidak memiliki skil dalam pertarungan. Ayam bangkok memiliki gaya bertarung yang sangat berbeda, seperti ayam bangkok pada umumnya. Misalnya jenis ayam tipe bermain atas dan bawah, yang dapat terlihat jelas setelah 10 menit ronde pertama, ronde kedua dan beberapa putaran berikutnya dalam sabung ayam.

Untuk itu, pemilik ayam sabung perlu melakukan pertarungan ujicoba atau trial selama 1 sampai 2 ronde untuk mempelajari posisi dan teknik menyerang ayam bangkok kesayangannya. Ayam tersebut seakan mengalah saat berkelahi, kurang berani berhadapan dengan ayam lain dan berbagai hal lainnya, sehingga kurang diminati oleh pecinta ayam.

Tips Cara Melatih Bangkok  Saat ayam tidak mampu mematok musuhnya dari atas, maka ayam akan berpindah ke bagian bawah kepala lawan dan sering menyusup ke sayap atau paha bawah. Pada ulasan kali ini kami akan memperkenalkan cara melatih ayam agar tidak menunda-nunda yang bisa dipraktekkan pada ayam kesayangan anda.

Melatih Bangkok Agar Tidak Main Bawah

1. Posisi Tempat Makanan Lebih Tinggi Dari tembolok
Tips Cara Melatih Bangkok  Cara pertama yang bisa dilakukan untuk melatih ayam agar tidak bermain bawah adalah dengan meletakkan tempat makan tidak lebih tinggi dari tembolok. Hal ini berguna untuk melatih otot leher ayam. Selain itu, tempat makannyapun bisa digerakkan ke kanan dan kiri 1,5 cm dari bawah. Selain itu, pastikan hentakan kaki ayam menyilang dari sisi ke sisi.

Sesekali pemberian pakan juga bisa dilakukan dengan mengitari tubuh ayam, misalnya dengan menggerakkan kepala ayam lawan, dan juga menambahkan gerakan maju mundur antar kaki ayam. Latihan ini bisa dilakukan saat ayam sudah lapar selama 15 menit dan tidak terlalu lama agar tidak mengganggu nafsu makan ayam.

2. Leher Pada Tergeran Berayun
Mengayunkan leher bertengger sedemikian rupa sehingga ayam tidak ragu-ragu saat melepaskan pukulan dan langsung kembali ke posisi semula setelah pukulan dilakukan dan tidak langsung jatuh. Latihan ini dapat dilakukan dengan gerakan luar biasa, perlahan dan bertahap tingkatkan kecepatannya setiap hari saat Anda memberi makan ayam.

3. Latihan Leher

Otot leher merupakan otot penting yang menopang gerakan ayam saat membidik lawan atau menghindari serangan saat bertempur. Otot leher yang fleksibel sangat bagus untuk memenangkan setiap ronde pertarungan sambil menghindari serangan ayam, jadi ayam sangat membutuhkan latihan leher ini.

Metode senamnya cukup sederhana yaitu memutar leher ayam dengan tangan kiri dan kanan secara perlahan sebanyak 30 kali dengan durasi 1 detik setiap gerakan dan dilakukan setiap pagi. Pastikan Anda melakukan gerakan dengan lembut agar tidak melukai ayam.

4. Latihan Badan
Ayam akan mencari gerakan berbeda ke segala arah untuk menemukan celah di mana mereka dapat memukul lawannya. Jika badan ayam sudah terbiasa bermain dan tidak bisa bergerak dengan baik, maka gerakan ayam akan tampak kaku, sehingga latihan badan harus dilakukan agar kaki tidak selalu mengecil. Caranya lakukan latihan tubuh setiap pagi yang dengan cara memutar tubuh ayam ke kiri dan ke kanan sebanyak 30 kali dan secara bergantian menggerakkan tangan ke salah satu celah sayap lalu meluncur ke kanan dan ke kiri.

5. Latihan Kaki
Senam atau senam kaki sudah menjadi olah raga yang biasa dilakukan oleh para pemilik ayam, apalagi ayam tidak selalu menang, sekaligus meningkatkan kapasitas ayam saat bertanding agar otot kaki dan lutut terbiasa dengan gerakan dan tidak menegang. Untuk senam kaki ini bisa dilakukan dengan cara menekan punggung ayam ke bawah dan ke depan sebanyak 30 kali setiap hari, yang dilakukan dengan lembut dan harus teratur untuk hasil yang maksimal.

6. Latihan Sayap

Latihan sayap atau juga disebut janturan merupakan teknik untuk melatih otot-otot sayap agar dapat bergerak lebih fleksibel yang merupakan ciri khas ayam bangkok berkualitas tinggi. Seperti latihan kaki, pemilik ayam sering melakukan senam sayap. Janturan bisa dibuat dengan mengangkat ayam setinggi mungkin dengan kedua tangan.

Untuk tangan kanan memegang dada dari belakang dan tangan kiri memegang pangkal ekor. Lanjutkan dengan perlahan-lahan melepaskan lengan kanan Anda ke belakang dan kemudian menurunkan lengan kiri Anda. Cara ini akan membuat ayam beterbangan, memperkuat otot dan persendian saat bermain di atas.

7. Latihan Lari
Ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, misalnya dengan menggunakan alat khusus berupa sangkar berputar, menggunakan teknik sederhana dan lain sebagainya. Terlepas dari metode yang digunakan, senam lari ini tetap diperlukan tidak hanya untuk menjaga ayam agar tidak kedinginan, tetapi juga untuk melatih otot dan pernapasan ayam.

Tips Cara Melatih Bangkok

Cara melakukan latihan lari cukup sederhana yaitu menyiapkan 2 ukuran kandang ayam berbeda dan 1 ayam bangkok lainnya. Penopang tambahan untuk ayam di kandang kecil dan ayam yang akan dilatih ditempatkan di luar dan kemudian dikembalikan ke kandang besar. Cara ini akan membuat ayam berlarian dalam kandang kecil hingga kelelahan. Namun, melatih ayam sampai habis harus dihindari karena ayam mungkin mengalami stres.

8. Latihan Renang
Memang latihan ini sangat menguras banyak energi dari ayam, namun memiliki banyak manfaat, seperti menghindari ayam dianggap enteng. Lakukan cara ini hanya selama 20 menit dua kali seminggu.

9. Latihan abar
Coba lakukan latihan abar atau menendang ayam bangkok dengan ayam lain yang hanya membutuhkan waktu sebentar. Jika ayam sudah memiliki palu, bungkuslah agar tetap aman.

10. Latihan Loncat

Latihan lompat ini juga merupakan cara lain untuk mencegah ayam selalu menang agar bisa mengenai lawannya di udara atau overhead. Selain itu, latihan ini juga akan menambah kekuatan Anda sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Latihan lompat ini bisa dilakukan dengan cara melempar ayam ke udara beberapa kali, membuat ayam mengira sedang menghadapi musuh.

Latihan lompat ini juga merupakan cara lain untuk mencegah ayam selalu menang agar bisa mengenai lawannya di udara atau overhead. Selain itu, latihan ini juga akan menambah kekuatan Anda sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Latihan lompat ini bisa dilakukan dengan cara melempar ayam ke udara beberapa kali, membuat ayam mengira sedang menghadapi musuh.

11. Latihan Nafas
Hal ini juga tidak berbeda dengan latihan melompat, tetapi glutes atau bokong disangga dan leher di dekat kepala juga ditopang.

Angkat kedua tangan secara bersamaan agar ayam menggantung, lalu gerakkan ke kanan dan ke kiri dan biarkan ayam tersentak. Cara ini juga bagus untuk ayam agar bisa mendominasi pertarungan jarak dekat dan pukulan lebih banyak, tapi tidak curang.

Baca juga : Melatih Bangkok Tahan Pukul Sertga Hindari trik Curang